Terpaku tanpa makna
Terdiam dalam alunan kesedihan
Kini ku terjang semua dalam kebisuan
Diam tak berarti emas
Kau selalu menghujamku dengan keras
Tanpa pernah mau mengengarkan suaku
Tanpa kau tengok keadaanku
Kini kau bahagia dengan dia
Balutan tanpa makna kau ludahi
Kata-kata tak pantas kau keluarkan
Kemana dirimu yang aku kenal dulu?
Haruskah memory ini ku hancurkan?
Memory terindah di setiap nafasku
Hembusan nyawa terluka tajam
Perih ... amat sangat dalam
Kau menorehkan luka yang sama





1 komentar:
Cinta...
Diri ini tak kuasa
Menemani ombak kala beriak
Dalam terik yang menyengat
Setelah kerasnya gulita
Maafkan aku,
Posting Komentar