Rabu, 11 April 2012

TERPAKU

Terpaku tanpa makna

Terdiam dalam alunan kesedihan
Kini ku terjang semua dalam kebisuan
Diam tak berarti emas
Kau selalu menghujamku dengan keras
Tanpa pernah mau mengengarkan suaku

Tanpa kau tengok keadaanku
Kini kau bahagia dengan dia
Balutan tanpa makna kau ludahi
Kata-kata tak pantas kau keluarkan

Kemana dirimu yang aku kenal dulu?
Haruskah memory ini ku hancurkan?
Memory terindah di setiap nafasku
Hembusan nyawa terluka tajam
Perih ... amat sangat dalam
Kau menorehkan luka yang sama

1 komentar:

Zilian Zahra mengatakan...

Cinta...
Diri ini tak kuasa
Menemani ombak kala beriak
Dalam terik yang menyengat
Setelah kerasnya gulita

Maafkan aku,

Posting Komentar

Template by:
Free Blog Templates