Sabtu, 21 April 2012

TERJATUH JURANG KETIDAKPASTIAN

Facebook menjadi tolol bagiku
Tawaran 2 hari tanpa aku pikir
Motivasi dan tujuan tidak pasti
Makian diriku semakin parah
Bodoh, tolol mengapa kau terima?
Hujamanku tanpa henti
Hati dan pikiranku perang semalaman

Aku pun tak mampu lelap dalam mimpi
Ku rutuki raga ini tiada henti
Apa sih maumu?
Panas dan dingin bergejolak hebat
Aku pun tersudut dalam ruang sunyi
Kamar menjadi luapan emosiku
Tanpa mampu ku raih tangan ini

Dasar! hatiku berteriak keras
Ku maki diri bodoh ini
Mudah sekali kau percaya
Kini rasakan kau terjatuh
Terjatuh dalam jurang ketidakpastian
Tak akan ada yang mau menolongmu

Kemana aku harus berlari?
Tak ada tempat lagi aku mengadu
Facebook yang tidak menyenangkan
Kini kau dijadikan alat seenak mereka
Aku pun hanya mampu menangisi kebodohanku
Kebodohan akan ketidak pastian 2 hari ini

Cukup...kau telah seenaknya memainkan diriku yang bodoh
Aku hanya pengecut yanng mampu meratapi dengan tangis
Pengecut yang tak dapat mengambil tindakan
Teriaklah, aku hanya mampu diam.


Mojokerto, 21 April 2012

0 komentar:

Posting Komentar

Template by:
Free Blog Templates