Sabtu, 21 April 2012

SENYUM

Dalam kandungan, doa orang banyak.
Suara gema takbir fitri, memecahkan kesunyian malam.
Tangismu pecah ke dunia, semua tersenyum menyambut lembut.
Melati harum, di kerumuni semua orang.
Bintang dan bulan tersenyum malam indah merdu iut.
Tak sedikitpun, mataku terpejam dalam lelap.
Kabar menanti ponakanku tercinta.
Aku pun pergi, menemuimu dalam belaian tidurmu.
Ku timang penuh haru kasih sayang.
Kau tak mengizinkanku pulang.
Dengan erat, kau pegang lenganku.
Eranganmu, tak kuasa ku menahan kepergian.
Kini kau sudah jalan, seperti kelinci dalm hidup.
Tingkah lucumu…semua orang tersenyum lepas.
Keegoisan orang tuamu…kau berlari pasti kepadaku.
Setiap kata kau ucapkan, aku tersenyum manis.
Masih melekat dalam ingatanku, kau meronta tanpa henti.
Mawar…sampaikan sayangku padanya.
Bulan dan bintang selalu menemani tiada henti.
Matahari menusuk pasti relung raga ini.
Sinar pancaranmu…seperti sinar Ibuku.
Tak bosan ku menangis melihatmu, ponakanku tercinta. 

Mojokerto, 21 April 2012



0 komentar:

Posting Komentar

Template by:
Free Blog Templates